Berkaryalah Yang Santun

Foto 01

Foto 01: Amas Sambas dan Septian (Putranya) - Lokasi: GPS

Foto 02:

Foto 02:Wachid, Endang dan Amas Sambas - Lokasi: GPS

Foto 03: Amas Sambas - Lokasi: GPS

Foto 03: Amas Sambas - Lokasi: GPS

Foto 04: Amas Sambas - Lokasi: GPS

Foto 04: Amas Sambas - Lokasi: GPS

Foto 05:

Foto 05:

Foto 06: Amas Sambas & Sahidin

Foto 06: Amas Sambas & Sahidin, adalah Pandai pertama dan kedua yang berjasa dalam pelestarian dan pengembangan Kujang Pamor dan Baja Pamor, di Jawa Barat

Jika kita lihat dari rangkaian foto diatas ada beberapa foto milik Gosali Pamor Siliwangi (GPS), yang dipublikasikan oleh sebuah situs komersil. Mungkin ini hal kecil entah disadari atau pun tidak disadari oleh pemilik situs komersil tersebut. Menurut hemat kami ada suatu kelaziman yang berlaku umum dalam masalah publikasi penulisan yaitu dengan mencantumkan sumber asal tulisan, gambar, dan data lainnya yang berhubungan dengan publikasi tersebut.

Foto 1 sampai dengan foto 5, adalah bukti yang kami temukan dalam situs komersil tersebut. Dari rangkaian foto tersebut pada akhirnya jadi mengaburkan informasi, karena nama-nama pelaku ada yang tidak sesuai dengan kenyataannya. Semula saya pun tidak sadar hanya beberapa rekan saya bertanya dan balik menuduh saya, seolah saya yang mengambil gambar milik situs komersil tersebut. Saya hanya tersenyum dengan tuduhan kritis dari beberapa rekan saya tersebut, seraya berkata nanti kita buktikan karena saya punya bukti semuanya. Dan setelah saya buktikan mereka juga akhirnya heran dan minta maaf. Jadi tulisan ini adalah suatu bentuk klarifikasi, terutama dari bentuk protes yang rekan-rekan sampaikan. Semoga rekan2 juga tidak kecewa atas keterlambatan tulisan ini karena kesibukan saya yang sehari2 juga harus bekerja pada suatu institusi swasta, di kota Bandung.

GPS, tetap akan menghargai seluruh pelaku yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung di lapangan, dalam rangka pengembangan Kujang Pamor dan Pelestarian Budaya Pembuatan Baja pamor (Damascus Steel), di Jawa Barat ini. Saya juga harus jujur tanpa seluruh bantuan dan kerjasama dari rekan-rekan terutama, Amas Sambas sebagai pandai baja pamor pertama dan Crew-nya seperti sebagai panjak (co. asst. pandai) Aka, Subandi, Achid, Endang, Jajang Suhanda dan Juga Sahidin. Pelestarian budaya pembuatan baja pamor dan kujang pamor yang benar2 dikerjakan oleh para putra Jawa Barat ini, belum tentu ada. Seluruh tulisan saya pada blog ini akan selalu menampilkan para pelaku tersebut, sebagai rasa hormat dan bentuk penghargaan kami.

Sebenarnya foto tersebut sengaja kami buat untuk keperluan publikasi bersama antara Adi Rahmatullah dari Ethnic Photo Studio dan GPS, jadi jelas Adi Rahmatullah dan GPS pun sudah melakukan pengorbanan dalam hal ini baik secara finansial, skill, energy, dan lain sebagainya. GPS dan Adi Rahmatullah akan senang jika foto2 tersebut dipublikasikan terutama untuk promosi tentang pelestarian Budaya Kujang Pamor dan Pembuatan Baja Pamor di Jawa Barat. Kenapa saya bangga, karena ketika kami memulai bekerja sendiri dalam project ini, tanpa ada bantuan dari Instansi Pemerintah yang mungkin seharusnya mensupport GPS, akhirnya dapat membuah kan hasil, walaupun mungkin bukan dalam waktu yang cukup lama sekitar 12 th. Target awal kami telah tercapai pelestarian budaya ini telah hidup kembali minimal ada di Ciwidey, dan Insya Allah akan kami kembangkan dan akhirnya seluruh Jawa Barat, akan mengenal dan menghidupkan kembali budaya ini. Ciwidey adalah model prototype kami dan Alhamdulillah para perajinnya telah mampu bekerja sama dengan baik.

Dari tulisan ini kiranya pembaca dapat menyimpulkan sendiri dari judul tulisan diatas. Kami dan seluruh rekan2 yang tergabung dalam GPS, telah mencoba melestarikan Budaya ini. Silahkan rekan2 terutama para generasi muda, baik seniman dan budayawan berkarya dengan mengembangkan budaya Kujang Pamor dan Budaya pembuatan baja pamor lebih aktif dan kreatif lagi. Saya percaya khususnya buat rekan2 di Bandung yang dijuluki kota kreatif ini dapat bekerja sama dalam pengembangan budaya ini. Mohon maaf dengan tidak bermaksud rasis, dan membandingkan ras dari manapun. Kita harus belajar sama orang2 Jawa Tengan, karena mereka sudah berhasil membawa budaya baja pamor dan keris ini menjadi salah satu Warisan Budaya Dunia yang sudah diakui disyahkan oleh Lembaga UNESCO. Insya Allah kita berangan2 lebih tinggi, kalau saja budaya kujang pamor dan baja pamor ini pun tumbuh dan berkembang lagi, minimal untuk Jawa Barat, kelak akan mampu Go International, juga. Kujang itu Unique dan secara anatomi juga begitu baik. Mari kita sama-sama kembangkan, tetapi kita juga tetap menghormati tatanan etika yang berlaku umum, dalam berkarya.

~ by bayushidajat on May 11, 2009.

3 Responses to “Berkaryalah Yang Santun”

  1. sebagai turunan sunda saya punya keris dan kujang pamor yg berasal dari warisan tetapi sebagai turunan sunda saya akan bangga kalau dapat memiliki keris dan kujang dari generasi muda sunda sekarang yang lebih maju dan tertata akan tetapi tidak meninggalkan akarnya

  2. Kalau nggak salah saya juga pernah singgah di web site tersebut, tapi agak sulit untuk masuk kesana harus jadi anggota, saya ingin bertanya sesuatu disana dan mungkin ada jawabannya disini, kalau bisa diterima dengan senang hati saya meminta balasan lewat email saya

  3. Leres panuju ku cita2 Kang Bayu nu gaduh idea & iddealis dina ngalestarikeun karya adiluhung sunda khususna kujang…abdi gaduh maksad saluyu sareng pamaksadan Kang Bayu urg sami ngajagi sinareng ngaronjatkeun karya Kang Bayu sapakanca …kujalan media pameran…aya info ti rencang sasih agustus aya pameran inacraft (kerajinan tradisional nusantara)…sasih november rencang oge ngajakan ka malaysia…maksad the urang sharing supados seueur varian karya nu tiasa dipintonkeun ka khalayak ( abdi bade nyandak karya kerajinan cirebon…lukisan kaca dll)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: